Tampilkan postingan dengan label menabung. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label menabung. Tampilkan semua postingan

Selasa, 03 Januari 2012

Dapatkan Manfaat Dengan Menabung di Asuransi Prudential Indonesia

Bacalah karena berguna untuk Anda sekeluarga dan Sekitar Anda.
Umumnya, seseorang menyisihkan uangnya untukMenabung..
Dan Tujuan orang menabung/menginvestasikanUangnya:
      1.       Untuk Dana Darurat keluarga tercinta,
      2.       Untuk Dana Pendidikan anak – anak,
      3.       Untuk Dana Pensiun di hari tua/masa depan lebih cerah.
Semua itu  istilahkan sebagai Impian Anda.
Contoh:
Seorang Bapak A menabung setiap bulannya Rp. 2 juta.
 Ada 2 Alternatif menabung yang dapat dipilih Bapak A.

#Alternatif 1, Menabung di Bank
Selama menabung, jika terjadi sesuatu pada Bapak A di bulan ke-4, misalnya sakit kritis (Serangan Jantung, Kanker, Stroke, dll) dan dokter meminta disediakan uang sebesar Rp. 150 juta,
“Apakah Bank akan membantu Bapak A, dengan memberikan uang sejumlah Rp. 150 juta?”  (Padahal saldo Bapak A baru berjumlah Rp. 6 juta).

#Aleternatif 2, Menabung di Prudential Indonesia
Jika kejadian sama seperti di atas, tetapi menabungnya di Prudential.  
Bapak A akan Diberikan uang sebesar Rp. 150 juta secara gratis sebagai santunan,
dan selanjutnya..
Karena penyakit yang di derita membuat Bapak A tidak dapat bekerja, maka Bapak A dibebaskan Premisehingga,..
Tidak perlu menabung lagi. Dan tabungannya secara otomatis akan ditambah terus-menerus (setiap bulannya sebesar Rp. 2 juta) sampai pada usia 65 tahun.

Dari dana yang ada di tabungannya dapat dipergunakan untuk dana Pendidikan Anak-Anak dan Pensiun.

Kelebihan menabung di rekening Prudential Indonesia, perusahaan akan memberi dana darurat kepadaBapak A jika terjadi:
1.       Sakit Kritis (seperti: serangan jantung, kanker, stroke, dll),
2.       Cacat tetap dan total (akibat sakit/kecelakaan),
3.       Meninggal atau cacat karena kecelakaan,
4.       Meninggal karena sakit,
5.       Sakit ataupun kecelakaan yang mengharuskan dirawat di rumah sakit (biaya rawat inap, Icu, & Operasi).

Menurut Bapak/Ibu,
Alternatif menabung mana yang paling baik untuk dipilih?
Banyak orang yang belum mengetahui adanya alternatif menabung di rekening Prudential Indonesia.
dan tidak semua orang dapat diterima menabung di Prudential Indonesia
Bila Bapak/Ibu ingin mengetahui lebih lanjut mengenai menabung di Prudential Indonesia ini,
Harap Hubungi Kami.
Kami dengan senang hati akan membantu menginformasikan tabungan ini kepada Anda & keluarga tanpa mengharuskan Anda membuka Rekening.
Nama agen: Sugiono
no HP : 085 755 034 062

Rabu, 23 November 2011

Tabungan Plus

MENABUNG PLUS



TABUNGAN PLUS
Pada umumnya, orang bekerja/usaha bertujuan untuk mendapatkan penghasilan/uang, dimana uang tersebut akan digunakan untuk biaya hidup. Bila ada sisa maka akan ditabung.
Tujuan menabung sendiri adalah;
  1. Untuk Dana Pendidikan Buah Hatinya (Anak-anak), bagi yg telah berkeluarga.
  2. Untuk Mada Depan/Dana Pensiun yg lebh baik.
  3. Untuk Dana Darurat.
Dapat dikatakan bahwa ketiganya merupakan IMPIAN dari kebayakan orang.
Lalu, dimana biasanya orang menabung?
Contoh 1;
Bapak “X” yg merupakan karyawan di salah satu perusahaan di Jakarta. Beliau berusia 35 tahun dan telah berkeluarga serta memiliki dua orang putra.
Beliau menabung disebuah Bank.
Bulan 1 menabung sebesar Rp. 2 Juta
Bulan 2 menabung sebesar Rp. 2 Juta
Bulan 3 menabung sebesar Rp. 2 Juta
Bulan 4 , Bapak “X” terkena penyakit kritis dan membutuhkan biaya Rp.200 Jt.
Apa yg terjadi? Apakah Bank akan memberikan dana tersebut? Bapak “X” hanya mendapatkan Rp. 6 juta dari tabungannya + Bunga. Sungguh sebuah MASALAH BESAR.
Contoh 2;
Bapak “Y” yg merupakan karyawan di salah satu perusahaan di Jakarta. Beliau berusia 35 tahun dan telah berkeluarga serta memiliki dua orang putra.
Beliau menabung disebuah Bank + Asuransi.
Bulan 1 menabung sebesar Rp. 2 Juta
Bulan 2 menabung sebesar Rp. 2 Juta
Bulan 3 menabung sebesar Rp. 2 Juta
Bulan 4 , Bapak “Y” terkena penyakit kritis dan membutuhkan biaya Rp.200 Jt.
Apa yg terjadi? Apakah Bank akan memberikan dana tersebut? Karena Bapak “Y” menabung pada bank yang menyertakan asuransi maka ada kemungkinan dana sebesar Rp.200 juta tersebut akan ditanggung oleh asuransinya
Apakah masalah bapak “Y” sudah selesai? BELUM.. Tentu!
Karena penyakitnya beliau tidak dapat bekerja dengan maksimal. Lalu, bagaimana dengan biaya hidup keluarganya sehari-hari? Bagaimana dengan premi yang harus dibayarnya? Bagaimana dengan tabungannya, adakah yang akan menambahkannya, BAGAIMANA dengan Impian²nya, Dana Pendidikan kedua anaknya, kelangsungan hidup keluarganya?
Adakah semua itu dapat dipenuhinya?
Ini Sungguh sebuah MASALAH BESAR!
Contoh 3;
Bapak “Bijak” yg merupakan karyawan di salah satu perusahaan di Jakarta. Beliau berusia 35 tahun dan telah berkeluarga serta memiliki dua orang putra.
Beliau menabung disebuah “Tabungan Plus”. Tabungan yang terdiri dari Proteksi & Investasi.
Bulan 1 menabung sebesar Rp. 2 Juta
Bulan 2 menabung sebesar Rp. 2 Juta
Bulan 3 menabung sebesar Rp. 2 Juta
Bulan 4 , Bapak “Bijak” terkena penyakit kritis dan membutuhkan biaya Rp.200 Jt.
Apa yg terjadi?
“Tabungan Plus” akan membayarkan biaya Rp. 200 juta.
Bagaimana dengan Tabungannya?
“Tabungan Plus” akan menabungkan untuk Bapak“Bijak” sebesar Rp. 2 Juta setiap bulannya hinggaBapak “Bijak” berusia 65 tahun.
Bagaimana mungkin? Bagaimana hal ini dapat terjadi?
Itu SUNGGUH Terjadi di “Tabungan Plus”.
Untuk Jelasnya silahkan hubungi:
Sugiono
085 755 034 062

Sabtu, 05 November 2011

Mengapa Harus Menabung Sedini Mungkin

Banyak di antara kita yang tidak terlalu peduli terhadap rencana keuangan di masa pensiun. Padahal masa pensiun adalah sesuatu yang hampir pasti terjadi suatu saat kelak. Oleh karena itu, menyiapkan rencana keuangan di masa pensiun adalah tindakan yang sangat bijaksana.

Diasumsikan bahwa usia pensiun adalah 65 tahun. Pasa saat pensiun nanti, kita ingin berhasil mengumpulkan dana untuk membiayai masa pensiun sebesarRp 1 miliar. Berikut ilustrasi dana yang harus kita persiapkan dengan asumsi hasil investasi yang terjadi sebesar 5 %, 10 % dan 15 % [sudah bebas pajak dan telah mempertimbangkan tingkat inflasi]:
Usia 20 tahun:
5 % = 521,811
10 % = 115,917
15 % = 23,244
Usia 30 tahun:
5 % = 922,642
10 % = 307,475
15 % = 94,571
Usia 35 tahun:
5 % = 1,254,286
10 % = 506,604
15 % = 191,683
Usia 40 tahun:
5 % = 1,746,038
10 % = 847,339
15 % = 391,617
Usia 50 tahun:
5 % = 3,861,857
10 % = 2,622,815
15 % = 1,751,421
Usia 55 tahun:
5 % = 6,625,381
10 % = 5,228,783
15 % = 4,104,339
Usia 60 tahun:
5 % = 15,081,233
10 % = 13,649,790
15 % = 12,359,629
Jika saat ini kita berusia 30 tahun, dan menginvestasikan uang kita secara berkala [regular] di instrumen investasi yang menghasilkan hasil investasi sebesar 10 %, maka kita harus menyisihkan uang sebesar Rp 307,475 setiap bulan, agar kita dapat mewujudkan impian kita untuk dapat memiliki dana Rp 1 miliar pada saat usia kita mencapai 65 tahun. Jika kita beruntung mendapatkan hasil investasi sebesar 15 %, maka kita cukup menyisihkan Rp 94,571 setiap bulannya untuk dapat menghasilkan uang senilai Rp 1 miliar pada usia 65 tahun.
Semakin dini usia kita, maka akan semakin ringan bebang uang yang harus kita sisihkan untuk dapat mewujudkan impian kita.
Pada usia 20 tahun, kita hanya perlu menyisihkan uang sebesar Rp 521,811 setiap bulan untuk mendapatkan uang senilai Rp 1 miliar pada usia 65 tahun, jika kita menginvestasikan uang kita pada instrumen investasi dengan hasil investasi sebesar 5 %. Bandingkan dengan jika kita telah berusia 50 tahun. Dibutuhkan uang sebesar Rp 3,861,857 atau lebih dari tiga juta rupiah setiap bulan agar kita dapat mewujudkan impian kita untuk memperoleh uang senilai Rp 1 miliar pada saat usia kita telah mencapai 65 tahun. Padahal di usia-usia tersebut, kita juga sedang disibukkan dengan biaya kuliah anak-anak kita atau pun biaya pernikahan mereka.
Semakin dini usia kita saat mulai menabung, semakin ringan bebas uang atau dana yang harus kita sisihkan untuk dapat mewujudkan impian masa pensiun yang indah. Jadi, mulailah menabung sedini mungkin!