Tampilkan postingan dengan label premi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label premi. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 10 September 2016

Jangka Waktu Berapa Lama Uang Asuransi Prudential Bisa Diambil?

Artikel ini sengaja saya buat untuk menjawab pertanyaan para nasabah atau calon nasabah yang sering mengajukan pertanyaan seperti judul artikel ini, yaitu “jangka waktu berapa lama uang asuransi Prudential bisa diambil?”. Inti dari pertanyaan tersebut adalah keingintahuan tentang kepastian waktu untuk mengambil tabungan asuransi Prudential.
Sebagai tenaga pemasaran atau agen Prudential yang berlisensi saya tentu faham sekali tentang hal ini, tetapi bagi nasabah hal ini masih menjadi hal yang harus ditanyakan. Oleh karenanya, artikel ini akan menjawab pertanyaan tersebut secara detail dan dengan penjelasan yang sederhana.
Secara umum, jangka waktu berapa lama uang asuransi Prudential bisa diambil dibagi ke dalam 3 tahap sebagai berikut :

Jangka Waktu Paling Cepat

Setiap produk asuransi Prudential paling cepat diambil dalam waktu 2 tahun. Jadi, apabila Anda sudah 2 tahun membayar premi secara rutin, kemudian di tahun ke-3 Anda ingin mengambil saldo yang ada, maka itu boleh boleh saja.
Akan tetapi, jika Anda mengambil di waktu tersebut, maka keuntungan yang didapatkan akan sangat sedikit, karena pihak Prudential akan mengalokasikan simpanan premi yang nasabah bayarkan selama 2 tahun tersebut untuk digunakan sebagai antisipasi biaya biaya, seperti biaya akuisisi dan biaya asuransi.
Jadi, saldo yang terkumpul selama 2 tahun masih kecil jika diperhitungkan dengan uang yang sudah Anda keluarkan. Dan apabila Anda menghabiskan semua saldo yang ada, maka ada kemungkinan manfaat asuransi yang seharusnya Anda dapatkan akan terhenti (laps).
Belum lagi apabila Anda melakukan pengambilan di waktu tersebut, akan ada biaya pajak yang harus dibayarkan sehingga akan mengurangi saldo simpanan Anda. Oleh karena itu, nasabah yang mengikuti program asuransi dianjurkan untuk tidak melakukan pengambilan saldo tabungannya (withdrawal) sebelum tahun ke-3

Jangka Waktu Standar

Lapisan kedua dalam hal jangka waktu berapa lama uang asuransi Prudential bisa diambil adalah setelah tahun ke-3. Di tahun ini Anda bisa melihat perkembangan saldo tabungan yang cukup bertambah karena di tahun ini beberapa biaya sudah ditiadakan. Dan nasabah yang melakukan pengambilan saldo di tahun ini tidak akan mendapatkan potongan pajak seperti pengambilan sebelum tahun ke-3.
Di masa ini, Anda bisa mengambil saldo asuransi Prudential apabila ada kepentingan atau kebutuhan yang sangat mendesak. Tapi, agar saldo Anda berkembang dengan baik sesuai ilustrasi yang dibuat pada saat pengisian SPAJ, maka saya tidak menganjurkan Anda untuk melakukan penarikan dana (withdrawal).
Kalau pengambilannya secukupnya, dan untuk kepentingan yang sangat mendesak sekali, Anda tentu diperbolehkan melakukannya, dengan konsekwensi nilai tunai Anda akan berkurang dan perkembangan dana investasinya tidak akan sesuai lagi dengan yang tercantum di ilustrasi.

Jangka Waktu Paling Lama

Khusus poin ketiga ini, sebetulnya tidak ada batasan paling lama. Karena Anda diperbolehkan untuk tetap menyimpan saldo tabungan Anda hingga beberapa tahun yang akan datang, karena semakin lama saldo tersebut disimpan, maka nilai tunainya akan semakin bertambah dari tahun ke tahun. Itulah sebabnya kenapa jenis tabungan ini disebut dengan tabungan masa depan, karena manfaat dan keuntungannya akan Anda rasakan di masa depan, tepatnya belasan atau puluhan tahun yang akan datang.
Dan perlu Anda ingat, bahwa walaupun Anda telah berhenti membayar premi di tahun ke 10, manfaat asuransi yang dididapatkan belum berhenti, dengan syarat polis masih aktif yang ditandai dengan masih adanya nilai tunai pada saldo tabungan Anda. Jika hal itu masih ada, maka Anda masih mendapatkan jaminan kesehatan hingga usia 65 atau 75 tahun, jaminan uang pertanggungan sampai usia 99 tahun, dan jaminan asuransi lainnya sesuai pernjanjian polis.
Jadi, tabungan asuransi Prudential sebaiknya disimpan lebih lama karena uang tersebut akan berkembang lebih besar dibandingkan dengan tabungan di bank. Saat ingin diambil, maka ambillah dengan menyisakan saldo agar manfaat asuransi bisa tetap berlaku. Karena saldo tersebut tidak akan hangus atau hilang walaupun kita sudah meninggalkan dunia ini, karena uang pertanggungan dan saldo nilai tunai akan diterima oleh ahli waris kita, seperti istri, anak, cucu, atau saudara kita.
Penjelasan tentang tabungan asuransi akan sangat panjang kalau dijelaskan sekaligus, apalagi kalau diuraikan melalui tulisan. Oleh karena itu, jika Anda ingin mendapatkan penjelasan lebih lanjut atau ingin bertanya hal hal penting mengenai asuransi Prudential, maka saya membuka diri untuk bersilaturahmi dengan Anda dan menjelaskannya dengan melakukan tatap muka secara langsung. Untuk melakukannya, silahkan Anda hubungi saya.
Semoga penjelasan tentang jangka waktu berapa lama uang asuransi Prudential bisa diambil di atas bisa memberikan gambaran tentang prosedur yang seharusnya nasabah lakukan terhadap saldo tabungan asuransinya. Karena ini adalah tabungan masa depan, maka sadari hal itu karena simpanan dan investasi yang Anda sisihkan di hari ini baru akan dinikmati hasilnya beberapa tahun mendatang. Semoga bermanfaat 🙂

Selasa, 29 April 2014

Jurus Prudential Indonesia Bukukan Premi Rp 22,5 Triliun

PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) mencatatkan total pendapatan premi Rp 22,5 triliun di 2013. Jumlah ini meningkat 16,4% dari total pendapatan premi di 2012. Angka ini melampaui pertumbuhan premi di industri asuransi Indonesia secara umum, yang hanya mencatatkan pertumbuhan sebesar 5,8%. Saat ini, jumlah nasabah Prudential Indonesia kurang lebih sebanyak 2,2 juta orang di seluruh Indonesia, naik 23,8% dibandingkan jumlah di 2012.

Memang, pada tahun lalu kondisi industri jasa keuangan di Indonesia mengalami tantangan akibat krisis ekonomi global, sehingga mengakibatkan penurunan pertumbuhan pemegang polis pada industri asuransi jiwa di Indonesia sebesar 4%. Namun Prudential Indonesia juga berhasil mencatatkan pertumbuhan premi bisnis baru kurang lebih sebesar 6%.
“Meskipun tahun 2013 merupakan tahun yang menantang bagi hampir semua perusahaan jasa keuangan di Indonesia, kami sangat bersyukur bahwa kami tetap mampu mencatatkan pertumbuhan yang bagus dari tahun ke tahun,” kata William Kuan, Presiden Direktur Prudential Indonesia.
Kemudian, di tahun lalu juga, salah satu perusahaan asuransi terbesar di Indonesia ini telah membayarkan lebih dari Rp 7 triliun untuk klaim dan manfaat kepada para nasabah dan keluarganya di berbagai daerah di Indonesia, serta memberikan dukungan dan bantuan keuangan di saat yang paling mereka butuhkan.
“Total dana kelolaan Prudential Indonesia sendiri meningkat sampai Rp 38,8 triliun, dan di tengah ketidakstabilan pasar, 8 dari 10 dana Prudential menunjukkan kinerja yang baik melampaui acuan pasar,” ujarnya.
Di tahun 2013, perusahaan meningkatkan komitmen dalam berinvestasi untuk mengembangkan dan meningkatkan layanan bagi pemegang polis. Prudential Indonesia saat ini memiliki 50% dari total agen berlisensi yang ada di Indonesia. Untuk memberikan dukungan lebih kepada para pemegang polis dan agen, Prudential Indonesia kini memiliki 327 kantor yang tersebar di seluruh Indonesia, dengan penambahan 37 kantor agen baru di 16 kota sehingga dapat membuat layanan lebih dekat dengan para nasabah. “90% bisnis kami datang dari keagenan,” imbuhnya.
Prudential Indonesia juga mengembangkan layanan PRUaccess mobile di tahun 2013. Yakni sebuah terobosan baru yang memberikan kemudahan melalui layanan online sehingga mudah diakses. Fitur baru e-transaction untuk pertama kalinya membantu para pemegang polis melakukan transaksi onlinesecara aman melalui layanan perangkat bergerak kapanpun, dua puluh empat jam sehari, serta portal layanan online.
“Kami juga mengembangkan layanan PRUhospital friends. Jadi, Prudential Indonesia memiliki 95 staf terlatih yang bekerja secara langsung di berbagai rumah sakit untuk membantu pemegang polis Prudential Indonesia dalam mengisi formulir, mengajukan klaim serta membantu mempercepat prosedur, sehingga memungkinkan nasabah untuk dapat berfokus pada perawatan orang terkasih di saat yang paling dibutuhkan,” jelasnya.
Sementara, untuk mendukung inklusi keuangan, Prudential juga sudah meluncurkan PRUaman. Produk ini merupakan produk asuransi mikro pertama dari Prudential Indonesia, yang mana ini terjangkau preminya, mudah dibeli dan digunakan. Produk ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan unik nasabah dan anggota lembaga keuangan mikro (LKM). Program ini merupakan yang pertama di Indonesia yang mengintegrasikan pendidikan literasi keuangan dengan produk asuransi yang sangat terjangkau dan mudah diakses.
Jadi, Prudential Indonesia memang secara konsisten menunjukan kinerja bisnis yang kuat dengan tetap mengembangkan investasi melalui produk-produk baru dan program layanan nasabah yang terbaik. Yang mana hal ini membuat perusahaan mencatatkan rekor tertinggi untuk total pendapatan premi dan pembayaran klaim dan manfaat seperti yang sudah disebutkan sebelumnya.
“Kami selalu berinvestasi pada produk-produk baru dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada nasabah, sehingga ini akan memudahkan lebih banyak nasabah untuk mendapatkan manfaat dari perlindungan asuransi jiwa, serta membuat proses pengajuan klaim dan manfaat menjadi lebih mudah dan nyaman,” ucapnya. (EVA)
sumber : http://swa.co.id/corporate/jurus-prudential-indonesia-bukukan-premi-rp-225-triliun


Selasa, 01 April 2014

Kamis, 31 Januari 2013

Prudential Indonesia Sudah Bayar Klaim Rp 4,4 Triliun


Liputan6.comLiputan6.com, Jakarta: Perusahaan asuransi, PT Prudential Life Assurance (Prudental Indonesia) melaporkan penerimaan premi perusahaan di kuartal III-2012 mencapai Rp7,7 triliun atau naik 28 persen dibandingkan posisi setahun yang lama.

Pada periode yang sama, perusahaan asuransi asal Inggris ini mengaku telah membayarkan klaim dan manfaat hingga mencapai Rp4,4 triliun. Pembayaran ini naik hampir separuh atau 41,2 persen dibandingkan setahun sebelumnya.

"Hal ini tentunya berkat fondasi bisnis serta kepercayaan nasabah yang kuat,” kata Presiden Direktur Prudential Indonesia, William Kuan, dalam keterangan tertulisnya, Selasa (27/11/2012).

Prudential mengungkapkan, perusahaan telah menggaet sekitar 300 ribu nasabah baru. Dengan tambahan ini, total nasabah yang dimiliki Prudential telah mencapai 1,6 juta orang.

Pada kuartal III-2012, Prudential Indonesia mencatat peningkatan dana kelolaan sebesar 32 persen menjadi Rp34,4 triliun. Peningkatan ini memicu kenaikan total aset perusahaan menjad Rp38,7 triliun.

Dengan pertumbuhan aset perusahaan ini, Prudential mengklaim kondisi kesehatan keuangan perusahaan jauh melebihi keyentuan minimum dari regulator perasuransian di Indonesia. Rasio kecukupan modal yang telah memperhitungkan aspek risiko (risk based capital/RBC) mencapai 376 untuk portofolio konvensional dan 75,6 persen untuk syariah.

Tak hanya itu, Prudential juga mengklaim perusahaan telah menjadi pemimpin dalam bisnis unit link di tanah air. Namun, perusahaan berjanji akan terus mengembangkan portofolio produk tradisional dan manfaat tambahan lainnya. (IGW)
sumber : http://bisnis.liputan6.com/read/459566/prudential-indonesia-sudah-bayar-klaim-rp-44-triliun

Sabtu, 15 Oktober 2011

Tabungan Pendidikan (Hore, Aku Bisa Sekolah)


kut sertakan putra-putri kesayangan Anda dalam program ini, maka:
Manfaat yang akan diperoleh:Santunan uang gedung (SD,SMP,SMP,Kuliah)
Garansi setoran
Apabila orang tua mengalami sakit kritis/meninggal, maka tidak perlu menyetor lagi tiap bulannya. Sebagai gantinya PRUDENTIAL akan mengisikan tabungan sampai anak berusia 25 th)
Gratis perawatan untuk kesehatan anak:
fasilitas Rawat inap, ICU, Tindakan operasi
Investasi dengan Bunga Tinggi
Santunan meninggal,…dan aneka manfaat lainnya
Kemudahan-kemudahan:
Bebas menentukan besar dana tabungan dan lama menabung
Bebas menentukan periode menabung (bulanan, triwulan, semester, tahunan)
Bebas menambah dan menarik dana
Bebas switching dana investasi
Bebas dan Mudah dalam penyetoran (Tunai, ATM, Kartu Kredit, Auto Debet) melalui Bank BCA,BII,Permata,LIPPO, ABN Amro
Transparan dalam penyampaian saldo (rekening koran bulanan)
Selagi masih sehat,…
Menabung dari sekarang untuk masa depan putra-putri Anda
Hubungi:

085 755 034 062
masjie@ymail.com

== Kami Akan Memberikan Ilustrasi Yang Sesuai Dengan Kondisi Anda dan Putra-Putri Anda ==

Senin, 10 Oktober 2011

Premi Prudential Syariah Tumbuh 107,9%

Jakarta (22/8) Pendapatan premi bisnis baru syariah Prudential Indonesia sangat mengesankan sebesar Rp296,3 miliar atau tumbuh 107,9% dari periode yang sama 2010. Itulah sebabnya, dia mengaku sangat bangga ketika Ernst and Young merilis laporan pertumbuhan asuransi syariah dunia 2010 yang menyebutkan pertumbuhan asuransi syariah Prudential Indonesia tercatat paling pesat di Asia Tenggara.

Presiden Direktur Prudential Indonesia, William Kuan, mengungkapkan, prestasi mengkilap perusahaan yang ia pimpin akan lebih terlihat dari total pendapatan premi kuartal II 2011 mencapai Rp6,3 triliun atau meningkat 39,4% dari periode yang sama tahun 2010. Di samping itu, pendapatan premi baru juga terus meroket sebesar Rp3,4 triliun, naik 57% dibanding periode yang sama tahun lalu.

Untuk total dana kelolaan, Prudential Indonesia juga mengalami kenaikan yang cukup signifikan, yakni sebesar Rp26 triliun atau naik 39,7% dibanding periode yang sama tahun 2010. Sementara total aset tak kalah melejit dari total dana kelolaan, yaitu berhasil meraup kenaikan sebesar 39,3% dibanding periode yang sama tahun 2010 menjadi Rp28,5 triliun.

“Kinerja bisnis yang sangat baik ini merupakan perwujudan komitmen Prudential Indonesia untuk terus meningkat standar layanan beragam titik singgung dengan nasabah dan juga tenaga pemasaran, dalam rangka menyediakan produk dan layanan terbaik di kelasnya,” ujarnya di Jakarta.

Selain mencatat pertumbuhan bisnis, Prudential juga membukukan pertumbuhan total klaim dan manfaat yang dibayarkan pada akhir kuartal II 2011 yang tercatat senilai Rp1,8 triliun dalam peride 1 Januari sampai 30 Juni 2011 atau naik 8,7% dari periode yang sama tahun 2010.

Menurut William, pada sisi Risk Based Capital (RBC) yang oleh pemerintah ditetapkan sebesar 120%, Prudential Indonesia justru memiliki RBC jauh lebih  kuat yang mencapai 720% hingga akhir kuartal II 2011. Adapun total nasabah mengalami kenaikan sebesar 23,4%, di mana tercatat sekitar 1,3 juta pemegang polis yang terus dilayani oleh tenaga pemasaran berlisensi yang tumbuh 83,9% mencapai 113.486 orang dibanding kuartal II 2010.

“Pencapaian kami tidak dapat terlepas dari kepercayaan yang terus diberikan nasabah, dan tentunya merupakan hasil dukungan dari kerja keras dan kerjasama para tenaga pemasaran, staf, mitra bisnis, dan seluruh pemangku kepentingan Prudential Indonesia,” kata William.



sumber : http://www.pkesinteraktif.com/berita/non-bank/asuransi/2842-premi-prudential-syariah-tumbuh-1079.html

Bisnis Premi Prudential Indonesia Tumbuh Pesat


PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) membuktikan konsistensinya dalam mempertahankan kemajuan bisnisnya dalam bidang asuransi.Hal tersebut dibuktikan Prudential dengan hasil pembukuan yang kuat pada tahun pertama tahun 2011 ini. Dimana total pendapatan preminya mancapai Rp 6,3 triliun atau naik sekitar 39,4% dibanding kuartal kedua tahun lalu.
Peningkatan pendapatan juga dialami Prudential lewat bisnis asuransi syariahnya yang belakangan sedang berkembang pesat, tercatat angka Rp 296,3 miliar dicapai, naik 107,9 % dari kuartal kedua tahun lalu. Baik konvensional maupun yang berbasis syariah, Prudential merupakan pemimpin asuransi jiwa dan terdepan di Indonesia  untuk saat ini.
“Pencapaian yang mengesankan dari bisnis asuransi syariah kami sekarang mengalami pencapaian yang baik di kuartal kedua tahun 2011 ini, kami optimis Prudential khususnya di bidang asuransi syariah akan terus meningkat, karena sampai saat ini Indonesia tercatat sebagai salah satu yang paling pesat di Asia Tenggara,” ujar William Kuan, Presiden Direktur Prudential Indonesia, di temui dalam acara buka bersama bersama anak yatim di Jakarta, kemarin (15/8).
Selama priode 1 Januari sampai 30 Juni 2011 Prudential Indonesia mencatat total klaim yang telah di keluarkan untuk para nasabahnya adalah senilai Rp 1,8 triliun. Hal tersebut menjadikan bukti Prudential tidak tanggung tanggung berkomitmen dalam memenuhi dan melayani kebutuhan masyarakat khususnya para nasabahnya.

Rabu, 05 Oktober 2011

Total Pendapatan Premi Prudential Naik 42,6 Persen

Jakarta, Kompas - PT Prudential Life Assurance atau dikenal sebagai Prudential Indonesia mengumumkan total pendapatan premi sebesar Rp 3,1 triliun pada kuartal I-2011. Jumlah itu berarti naik 42,6 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2010 yang sebesar Rp 2,2 triliun.
Presiden Direktur Prudential Indonesia William Kuan dalam siaran persnya di Jakarta, Jumat (19/5), mengemukakan, peningkatan yang sangat signifikan terjadi pada pendapatan premi bisnis baru syariah yang mencapai Rp 141,9 miliar. Pendapatan itu 76,2 persen lebih tinggi jika dibandingkan dengan tahun lalu yang sebesar Rp 80,6 miliar.
”Penguatan pertumbuhan asuransi syariah di Indonesia merupakan salah satu yang paling pesat di Asia Tenggara,” ujar Kuan.
Produk bancassurance tumbuh Rp 252,7 miliar atau naik 209,4 persen jika dibandingkan dengan kuartal I-2010. Prudential Indonesia juga akan terus memperkuat kemitraan strategis dengan PermataBank, UOB, BII, Standard Chartered Bank, Citibank, dan BRI, untuk memasarkan produk bancassurance. Bancassurance adalah layanan bank dalam menyediakan produk asuransi yang memberi perlindungan dan produk investasi untuk memenuhi kebutuhan finansial jangka panjang nasabah.
Target MNC Life
Secara terpisah, MNC Group meluncurkan PT MNC Life Assurance kemarin. MNC Life merupakan nama baru dari UOB Sun-Life Assurance yang 99,9 persen sahamnya diakuisisi PT Bhakti Investama Tbk pada November 2010.
Direktur Utama MNC Life Patricia Rolla Bawata menargetkan MNC Life masuk 10 besar pangsa pasar asuransi jiwa di Indonesia dalam lima tahun mendatang. Beragam cara memasarkan produk akan digunakan, baik melalui agen, bank, atau media di bawah jaringan MNC Group.
Saat ini, sekitar 470 agen berlisensi sudah memasarkan produk. Jumlah agen akan ditambah menjadi 1.000 agen pada akhir tahun 2011. Penjualan melalui media menggunakan jaringan televisi berbayar milik MNC Group, sedangkan penjualan melalui bank baru akan terlaksana.
Chief Executive Officer MNC Group Hary Tanoesoedibjo memaparkan, grup mendukung penuh agar bisnis asuransi MNC dapat tumbuh cepat. (IDR/*)