Sabtu, 10 September 2016

Larangan Syari’ah Dalam Berasuransi Yang Harus Dihindari

Untuk Anda yang beragama Islam, saat ini ada pilihan asuransi yang bisa diambil tanpa melanggar syari’ah dan aturan agama yang berlaku dalam Islam. Prudential sendiri memiliki produk baru yang laris dipasaran bernama PRUlink Syari’ah sebagai solusi Anda berasuransi dan menjalankan syari’ah agama secara beriringan.
Dengan mengambil produk ini, maka secara tidak langsung kita akan terhindar dari 5 larangan syari’ah yang telah ditentukan dalam agama Islam, yaitu :

Larangan Gambling atau Perjudian

Ada sebuah pendapat yang dikatakan oleh salah seorang calon nasabah saya,
“Salah satu hal yang membuat saya tidak mau mengambil asuransi adalah karena apabila tidak melakukan klaim, maka sebagian uang saya akan hangus! Hal ini akan membuat perusahaan asuransi menjadi untung, dan saya menjadi rugi.”
Pendapat tersebut pun banyak dilontarkan oleh masyarakat yang saya temui di lapangan. Mereka merasa gambling dengan kenyataan tersebut. Apabila pengajuan klaim tidak dilakukan, mereka akan merasa rugi karena sebagian uang yang dibayarkan akan terbuang sia sia sehingga menguntungkan pihak perusahaan asuransi. Dan ketika mereka melakukan klaim, mereka merasa uang tersebut bukanlah haknya karena rata rata uang pertanggungan yang dibayarkan perusahaan asuransi jumlahnya lebih besar dari jumlah premi yang telah mereka bayarkan.
Demikianlah pertimbangan yang umum terjadi di lapangan, khususnya mereka yang memegang prinsip syari’ah. Itulah sebabnya kenapa Prudential mengeluarkan produk PRUlink Syari’ah dengan konsep Tabarru’-nya. Yaitu konsep dimana setiap pesertanya mengikhlaskan sebagian premi yang dibayarkannya untuk dimasukkan ke dalam dana Tabarru’ yang akan digunakan untuk melindungi dirinya sendiri serta untuk melindungi nasabah lainnya.
Melalui produk PRUlink Syari’ah, itikad baiklah yang akan muncul! Tidak ada pertimbangan untuk mencari keuntungan sendiri melalui asuransi, dan tidak ada ketakutan untuk merasa dirugikan, karena semuanya bekerjasama dengan menunaikan dana iuran Tabarru’ yang nantinya akan digunakan untuk menolong dan melindungi sesama.

Larangan Membebankan Resiko

Syari’ah Islam menganjurkan kita untuk berdiri sendiri dan tidak berpangku tangan dan mengharapkan belas kasihan dari orang lain baik perorangan maupun kelompok.
Melalui produk PRUlink Syari’ah, setiap anggotanya telah mengikuti anjuran agama tersebut karena saat mereka mengikuti program ini, maka konsepnya adalah berbagi resiko (risk sharing), dan bukannya mengalihkan resiko (risk transferring) ke perusahaan asuransi.

Jangka Waktu Berapa Lama Uang Asuransi Prudential Bisa Diambil?

Artikel ini sengaja saya buat untuk menjawab pertanyaan para nasabah atau calon nasabah yang sering mengajukan pertanyaan seperti judul artikel ini, yaitu “jangka waktu berapa lama uang asuransi Prudential bisa diambil?”. Inti dari pertanyaan tersebut adalah keingintahuan tentang kepastian waktu untuk mengambil tabungan asuransi Prudential.
Sebagai tenaga pemasaran atau agen Prudential yang berlisensi saya tentu faham sekali tentang hal ini, tetapi bagi nasabah hal ini masih menjadi hal yang harus ditanyakan. Oleh karenanya, artikel ini akan menjawab pertanyaan tersebut secara detail dan dengan penjelasan yang sederhana.
Secara umum, jangka waktu berapa lama uang asuransi Prudential bisa diambil dibagi ke dalam 3 tahap sebagai berikut :

Jangka Waktu Paling Cepat

Setiap produk asuransi Prudential paling cepat diambil dalam waktu 2 tahun. Jadi, apabila Anda sudah 2 tahun membayar premi secara rutin, kemudian di tahun ke-3 Anda ingin mengambil saldo yang ada, maka itu boleh boleh saja.
Akan tetapi, jika Anda mengambil di waktu tersebut, maka keuntungan yang didapatkan akan sangat sedikit, karena pihak Prudential akan mengalokasikan simpanan premi yang nasabah bayarkan selama 2 tahun tersebut untuk digunakan sebagai antisipasi biaya biaya, seperti biaya akuisisi dan biaya asuransi.
Jadi, saldo yang terkumpul selama 2 tahun masih kecil jika diperhitungkan dengan uang yang sudah Anda keluarkan. Dan apabila Anda menghabiskan semua saldo yang ada, maka ada kemungkinan manfaat asuransi yang seharusnya Anda dapatkan akan terhenti (laps).
Belum lagi apabila Anda melakukan pengambilan di waktu tersebut, akan ada biaya pajak yang harus dibayarkan sehingga akan mengurangi saldo simpanan Anda. Oleh karena itu, nasabah yang mengikuti program asuransi dianjurkan untuk tidak melakukan pengambilan saldo tabungannya (withdrawal) sebelum tahun ke-3

Jangka Waktu Standar

Lapisan kedua dalam hal jangka waktu berapa lama uang asuransi Prudential bisa diambil adalah setelah tahun ke-3. Di tahun ini Anda bisa melihat perkembangan saldo tabungan yang cukup bertambah karena di tahun ini beberapa biaya sudah ditiadakan. Dan nasabah yang melakukan pengambilan saldo di tahun ini tidak akan mendapatkan potongan pajak seperti pengambilan sebelum tahun ke-3.
Di masa ini, Anda bisa mengambil saldo asuransi Prudential apabila ada kepentingan atau kebutuhan yang sangat mendesak. Tapi, agar saldo Anda berkembang dengan baik sesuai ilustrasi yang dibuat pada saat pengisian SPAJ, maka saya tidak menganjurkan Anda untuk melakukan penarikan dana (withdrawal).
Kalau pengambilannya secukupnya, dan untuk kepentingan yang sangat mendesak sekali, Anda tentu diperbolehkan melakukannya, dengan konsekwensi nilai tunai Anda akan berkurang dan perkembangan dana investasinya tidak akan sesuai lagi dengan yang tercantum di ilustrasi.

Jangka Waktu Paling Lama

Khusus poin ketiga ini, sebetulnya tidak ada batasan paling lama. Karena Anda diperbolehkan untuk tetap menyimpan saldo tabungan Anda hingga beberapa tahun yang akan datang, karena semakin lama saldo tersebut disimpan, maka nilai tunainya akan semakin bertambah dari tahun ke tahun. Itulah sebabnya kenapa jenis tabungan ini disebut dengan tabungan masa depan, karena manfaat dan keuntungannya akan Anda rasakan di masa depan, tepatnya belasan atau puluhan tahun yang akan datang.
Dan perlu Anda ingat, bahwa walaupun Anda telah berhenti membayar premi di tahun ke 10, manfaat asuransi yang dididapatkan belum berhenti, dengan syarat polis masih aktif yang ditandai dengan masih adanya nilai tunai pada saldo tabungan Anda. Jika hal itu masih ada, maka Anda masih mendapatkan jaminan kesehatan hingga usia 65 atau 75 tahun, jaminan uang pertanggungan sampai usia 99 tahun, dan jaminan asuransi lainnya sesuai pernjanjian polis.
Jadi, tabungan asuransi Prudential sebaiknya disimpan lebih lama karena uang tersebut akan berkembang lebih besar dibandingkan dengan tabungan di bank. Saat ingin diambil, maka ambillah dengan menyisakan saldo agar manfaat asuransi bisa tetap berlaku. Karena saldo tersebut tidak akan hangus atau hilang walaupun kita sudah meninggalkan dunia ini, karena uang pertanggungan dan saldo nilai tunai akan diterima oleh ahli waris kita, seperti istri, anak, cucu, atau saudara kita.
Penjelasan tentang tabungan asuransi akan sangat panjang kalau dijelaskan sekaligus, apalagi kalau diuraikan melalui tulisan. Oleh karena itu, jika Anda ingin mendapatkan penjelasan lebih lanjut atau ingin bertanya hal hal penting mengenai asuransi Prudential, maka saya membuka diri untuk bersilaturahmi dengan Anda dan menjelaskannya dengan melakukan tatap muka secara langsung. Untuk melakukannya, silahkan Anda hubungi saya.
Semoga penjelasan tentang jangka waktu berapa lama uang asuransi Prudential bisa diambil di atas bisa memberikan gambaran tentang prosedur yang seharusnya nasabah lakukan terhadap saldo tabungan asuransinya. Karena ini adalah tabungan masa depan, maka sadari hal itu karena simpanan dan investasi yang Anda sisihkan di hari ini baru akan dinikmati hasilnya beberapa tahun mendatang. Semoga bermanfaat 🙂

Minggu, 11 Januari 2015

Tabungan Asuransi Pendidikan Prudential


Pastikan putra-putri Anda meraih cita-citanya.
Biaya pendidikan yg meningkat setiap tahun tidak mungkin dihindari. Tabungan Asuransi PendidikanPrudential solusi terbaik bagi rencana pendidikanputra-putri Anda. 
Dengan  Tabungan Asuransi PendidikanPrudential,  Anda tidak perlu khawatir dengan masa depan anak Anda. Kebutuhan dana tunai yang besar saat memasuki usia kuliah, dan perlindungan terhadap orang tua, merupakan beberapa kelebihan yang dapat diberikan melalui asuransi pendidikanyang dikelola oleh Prudential.

Perbandingan  Tabungan Asuransi Pendidikan Prudential dengan Tabungan di Bank
Tabungan Asuransi Pendidikan Prudential (Investasi Dana Pendidikan)
1. Perkembangan investasi rata-rata (20%)/th diatas inflasi (±10%)/th.
2. Menjamin tujuan investasi tercapai, karena ada perlindungan terhadap orang tua sebagai pencari nafkah atau beasiswa dari Prudential jika terjadi resiko (meninggal, sakit kritis, dan cacat tetap dan total) Prudential yang akan melanjutkan dana pendidikan bagi anak Anda.
3. Dapat digabungkan dengan manfaat perlindungan Rumah Sakit.
Tabungan di Bank1. Perkembangan investasi rata-rata (3%)/th dibawah inflasi (±10%)/th
2. Tidak ada jaminan tujuan investasi tercapai, karena tidak ada perlindungan terhadap orang tua sebagai pencari nafkah, jika terjadi resiko (meninggal, sakit kritis, dan cacat tetap dan total) tidak ada yang akan melanjutkan dana pendidikan bagi anak Anda.
3. Tidak ada manfaat perlindungan Rumah Sakit.
Dengan  Tabungan Asuransi Pendidikan Prudential,  Anda tidak perlu khawatir dengan masa depan anak Anda. Kebutuhan dana tunai yang besar saat memasuki usia kuliah, dan perlindungan terhadap orang tua, merupakan beberapa kelebihan yang dapat diberikan melalui tabungan asuransi pendidikan yang dikelola oleh Prudential.
Contoh mengihtung biaya pendidikan anak :
Cita-cita ingin menyekolahkan anak di universitas terbaik.
Biaya kuliah saat ini di universitas terbaik: saat ini Rp 150 juta.
Usia anak saat ini  2 tahun.
Berapa besar dana yang dibutuhkan pada saat anak akan kuliah di usia 18 th ?
( 16 tahun kemudian ) atau tahun 2028 ?
Kami akan bantu Anda menghitungkan biaya Pendidikan Anak sehingga tujuan Pendidikan tercapai.

Selasa, 29 April 2014

Jurus Prudential Indonesia Bukukan Premi Rp 22,5 Triliun

PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) mencatatkan total pendapatan premi Rp 22,5 triliun di 2013. Jumlah ini meningkat 16,4% dari total pendapatan premi di 2012. Angka ini melampaui pertumbuhan premi di industri asuransi Indonesia secara umum, yang hanya mencatatkan pertumbuhan sebesar 5,8%. Saat ini, jumlah nasabah Prudential Indonesia kurang lebih sebanyak 2,2 juta orang di seluruh Indonesia, naik 23,8% dibandingkan jumlah di 2012.

Memang, pada tahun lalu kondisi industri jasa keuangan di Indonesia mengalami tantangan akibat krisis ekonomi global, sehingga mengakibatkan penurunan pertumbuhan pemegang polis pada industri asuransi jiwa di Indonesia sebesar 4%. Namun Prudential Indonesia juga berhasil mencatatkan pertumbuhan premi bisnis baru kurang lebih sebesar 6%.
“Meskipun tahun 2013 merupakan tahun yang menantang bagi hampir semua perusahaan jasa keuangan di Indonesia, kami sangat bersyukur bahwa kami tetap mampu mencatatkan pertumbuhan yang bagus dari tahun ke tahun,” kata William Kuan, Presiden Direktur Prudential Indonesia.
Kemudian, di tahun lalu juga, salah satu perusahaan asuransi terbesar di Indonesia ini telah membayarkan lebih dari Rp 7 triliun untuk klaim dan manfaat kepada para nasabah dan keluarganya di berbagai daerah di Indonesia, serta memberikan dukungan dan bantuan keuangan di saat yang paling mereka butuhkan.
“Total dana kelolaan Prudential Indonesia sendiri meningkat sampai Rp 38,8 triliun, dan di tengah ketidakstabilan pasar, 8 dari 10 dana Prudential menunjukkan kinerja yang baik melampaui acuan pasar,” ujarnya.
Di tahun 2013, perusahaan meningkatkan komitmen dalam berinvestasi untuk mengembangkan dan meningkatkan layanan bagi pemegang polis. Prudential Indonesia saat ini memiliki 50% dari total agen berlisensi yang ada di Indonesia. Untuk memberikan dukungan lebih kepada para pemegang polis dan agen, Prudential Indonesia kini memiliki 327 kantor yang tersebar di seluruh Indonesia, dengan penambahan 37 kantor agen baru di 16 kota sehingga dapat membuat layanan lebih dekat dengan para nasabah. “90% bisnis kami datang dari keagenan,” imbuhnya.
Prudential Indonesia juga mengembangkan layanan PRUaccess mobile di tahun 2013. Yakni sebuah terobosan baru yang memberikan kemudahan melalui layanan online sehingga mudah diakses. Fitur baru e-transaction untuk pertama kalinya membantu para pemegang polis melakukan transaksi onlinesecara aman melalui layanan perangkat bergerak kapanpun, dua puluh empat jam sehari, serta portal layanan online.
“Kami juga mengembangkan layanan PRUhospital friends. Jadi, Prudential Indonesia memiliki 95 staf terlatih yang bekerja secara langsung di berbagai rumah sakit untuk membantu pemegang polis Prudential Indonesia dalam mengisi formulir, mengajukan klaim serta membantu mempercepat prosedur, sehingga memungkinkan nasabah untuk dapat berfokus pada perawatan orang terkasih di saat yang paling dibutuhkan,” jelasnya.
Sementara, untuk mendukung inklusi keuangan, Prudential juga sudah meluncurkan PRUaman. Produk ini merupakan produk asuransi mikro pertama dari Prudential Indonesia, yang mana ini terjangkau preminya, mudah dibeli dan digunakan. Produk ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan unik nasabah dan anggota lembaga keuangan mikro (LKM). Program ini merupakan yang pertama di Indonesia yang mengintegrasikan pendidikan literasi keuangan dengan produk asuransi yang sangat terjangkau dan mudah diakses.
Jadi, Prudential Indonesia memang secara konsisten menunjukan kinerja bisnis yang kuat dengan tetap mengembangkan investasi melalui produk-produk baru dan program layanan nasabah yang terbaik. Yang mana hal ini membuat perusahaan mencatatkan rekor tertinggi untuk total pendapatan premi dan pembayaran klaim dan manfaat seperti yang sudah disebutkan sebelumnya.
“Kami selalu berinvestasi pada produk-produk baru dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada nasabah, sehingga ini akan memudahkan lebih banyak nasabah untuk mendapatkan manfaat dari perlindungan asuransi jiwa, serta membuat proses pengajuan klaim dan manfaat menjadi lebih mudah dan nyaman,” ucapnya. (EVA)
sumber : http://swa.co.id/corporate/jurus-prudential-indonesia-bukukan-premi-rp-225-triliun


Selasa, 01 April 2014

Sabtu, 22 Maret 2014

Klaim Asuransi Prudential



Proses klaim di prudential sangat mudah. Tinggal mengikuti prosedur yang ada, klaim dalam waktu yang singkat akan segera terrealisasi. Selengkapnya baca di link berikut : http://www.prudential.co.id/corp/prudential_in_id/myprudential/makeaclaim/submitclaim/index.html

Sabtu, 25 Januari 2014

Mengapa anda butuh asuransi pendidikan

Asuransi Pendidikan Prudential untuk Buah Hati Anda
 
Sadarkah anda bahwa biaya pendidikan akan meningkat hingga 100% dalam 10 tahun mendatang ? Banyak sekali para orang tua yang kurang tanggap akan hal ini, oleh karena itu segeralah persiapkan dana pendidikan anak anda sedini mungkin agar impian dan cita-cita anak anda terpenuhi kelak.
Suatu kebanggaan bagi para orang tua apabila dapat mewujudkan cita-cita anaknya, namun bagaimana dengan para orang tua yang tidak mampu mewujudkan impian dan cita-cita anaknya? terkadang anak-anak tidak bisa melanjutkan pendidikan, atau pun kalau melanjutkan tidak sesuai dengan cita-cita anak disebabkan kurangnya dana pendidikan yang tersedia.
Untuk menghindari hal tersebut, alangkah baiknya bila anda segera mempersiapkan tabungan pendidikan untuk anak anda sejak dini. Banyak diantara para orang tua menabung dananya di Bank dengan besar tabungan ala kadarnya, tanpa memperhatikan tujuan ataupun besar biaya yang akan dikeluarkan kelak. Bagaimana jika terjadi suatu resiko dalam menabung, anda atau anak anda kurang beruntung, Misalkan Sakit dan harus dirawat di rumah sakit, setidaknya, dana tabungan akan diambil bukan untuk biaya perawatan rumah sakit, tidakkah tabungan anda akan berkurang? Sudahkah anda memikirkan resiko tersebut ?
Apalagi jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan pada orang tua (bisa ayah atau ibu) sebagai pencari nafkah, misalnya sakit kritis, cacat tetap atau bahkan meninggal. Tabungan yang semula untuk tujuan pendidikan harus mau tidak mau dikorbankan, dan selanjutnya bisa dipastikan tidak ada lagi tabungan pendidikan yang tersedia. Akhirnya impian dan cita-cita anak anda pun harus jadi korban dan hanya tinggal dalam sebuah mimpi.
Tentunya Anda tidak mau hal ini terjadi pada diri Anda dan keluarga bukan?
Syukurlah sekarang sudah ada Solusi untuk masalah diatas. Dimana dengan mengikuti asuransi pendidikan prudential, dana pendidikan untuk anak anda akan “AMAN” dan pastinya “SELALU TERSEDIA” saat kita butuhkan. Mengapa demikian ? Karena dengan menabung di Asuransi Pendidikan Prudential anda juga mendapatkan PROTEKSI, baik kesehatan, cacat tetap, sakit kritis atau pun meninggal, TANPA mengurangi jumlah tabungan yang kita setor. jadi kita Menabung sekaligus terlindungai, Untung Bukan ?
Contoh kasus Menabung di Asuransi Pendidikan Prudential :
Budi (anak) usia : 5 tahun dan Pak Arif (ayahnya) usia : 30 tahun
Disini Pak Arif mempunyai rencana Menabung untuk Biaya Pendidikan dengan menempatkan dananya di Asuransi Pendidikan Prudential dengan premi perbulan Rp 1 juta (atau 12 juta setahunnya), berencana menabung selama 10 tahun saja.
Manfaat yang diperoleh dari Asuransi Pendidikan Prudential yaitu :
Nilai tunai : Pada saat usia Budi 18 tahun (masuk kuliah) tersedia dana Rp 212,770,000,- dan jika dibiarkan saja atau baru mengambilnya pada saat usia Budi 25 tahun, dana anda berkembang menjadi Setengah Milyar atau tepatnya Rp 519,718,000,-, dan bila dana tersebut tidak diambil, maka bisa menjadi Rp 2,026,000,000 yang dapat digunakan untuk modal usaha atau lainnya. jadi hanya dengan Menabung 1 juta tiap bulan selama sepuluh tahun bisa menghasilkan setengah milyard bahkan lebih.
Manfaat Perlindungan :
- Jika dalam perjalanan menabung Budi kurang beruntung misal sakit dan harus rawat inap, maka Asuransi Pendidkan Prudential akan memberikan biaya rawat inap, baik biaya kamar, biaya dokter, aneka perawatan, dan biaya sebelum masuk Rumah Sakit, Selama dan setelah masuk rumah sakit, maksimum Rp. 215.000.000 / tahun.
- Manfaat uang pertanggungan, apabila tertanggung meninggal dunia, maka akan mendapat dana santunan (warisan) bagi keluarga yang ditinggalkan, sebesar Rp. 240.000.000
- Disamping itu jika orang tua (Pak Arif) mengalami resiko misalnya Cacat Tetap, Sakit Kritis atau bahkan meninggal maka selanjutnya Asuransi Pendidikan Prudential yang akan mengambil alih tabungan untuk Budi, dengan menabungkan Rp. 1000.000/bulan sampai dengan usia Budi 25 tahun, jadi dana pendidikan Budi tetap aman.
Jadi bisa disimpulkan, apapun resiko atau masalah yang terjadi, baik yang menimpa si ANAK atau ORANG TUA, maka DANA PENDIDIKAN akan selalu tersedia, pada saat ANDA membutuhkannya.

Untuk konsultasi mengenai asuransi pendidikan untuk anak anda, hubungi saya di 085 755 034 062 atau pin BMM 750B4666

Minggu, 01 Desember 2013

Sudahkah Anda Mempersiapkan Hari Tua Anda?


Kebutuhan hidup tidak akan berhenti meskipun kita sudah tidak lagi produktif bekerja, untuk itu kita membutuhkan penghasilan tetap untuk memenuhi kebutuhan di saat pensiun. Program pensiun dirancang
untuk menyediakan manfaat pensiun bagi pesertanya, dengan mengikuti program pensiun, kita diharuskan untuk menabung sehingga pada saat kita sudah tidak lagi produktif bekerja, kita masih bisa menerima penghasilan untuk menopang hidup.

Rabu, 02 Oktober 2013

Bagaimanakah cara membayar premi melalui ATM BCA

Berikut ini adalah cara pembayaran premi melalui ATM BCA di seluruh Indonesia :
  1. Siapkan nomor Polis Anda (8 digit)
  2. Siapkan jumlah premi sesuai dengan Surat Pemberitahuan jatuh tempo premi
  3. Pilih "Transaksi"
  4. Pilih "Pembayaran" - layar berikutnya
  5. Pilih "Asuransi"
  6. Pilih "Prudential"
  7. Masukan kode pembayaran
    Daftar Kode Bayar ATM BCA
    Kode
    Keterangan
    7250
    Bayar Premi Pertama (SPAJ)
    7251
    Bayar Premi lanjutan
    7252
    Top-up Premi
    7253
    Biaya Cetak Ulang Polis
    7254
    Biaya Perubahan Polis
    7255
    Biaya Cetak Kartu
  8. Masukkan kode pembayaran, Nomor Polis   
  9. Masukkan jumlah premi Anda.
  10. Pastikan semua nomor dan angka yang Anda masukkan adalah Benar
  11. Simpan slip ATM BCA sebagai bukti pembayaran.

Minggu, 29 September 2013

Melindungi Masa Depan

Beberapa data yang diambil dari berbagai sumber resmi yang perlu diketahui bahwa sepanjang tahun 2012, setiap hari terjadi 292 kasus kecelakaan lalu lintas di Indonesia. Dari kecelakaan tersebut, sebanyak 85 orang meninggal dan 97 lainnya luka berat dan cacat tetap total. Angka ini didasarkan pada data badan Pusat Statistik  yang mencatat jumlah kecelakaan lalu lintas pada tahun tersebut mencapai 108.696 kasus dengan jumlah korban meninggal dunia 31.195 orang dan 35.285 korban luka berat.
Pada tahun yang sama, Komite Keselamatan Transportasi Transportasi mencatat 32 kasus kecelakaan pesawat terbang.
Sementara itu menurut Badan Penanggulangan Bencana, banjir yang terjadi di seluruh Indonesia setidaknya berjumlah 91 kasus dimana musibah ini hanya terjadi di kwartal pertama tahun 2012. Sebagian banjir ini diikuti bencana tanah longsor dan memakan korban jiwa.
Menurut WHO (Worth Health Organization), sebanyak 12,7 juta orang terkena penyakit kanker di seluruh dunia dan 7,6 orang diantaranya meninggal dunia. WHO bahkan memperkirakan jumlah kematian karena kanker akan melonjak 80% pada tahun 2030 jika tidak adanya upaya pencegahan.
Di Indonesia sendiri dari 40 wanita yang didiagnosa menderita kanker serviks (kanker mulut rahim), diantaranya meninggal setiap hari dan WHO menempatkan Indonesia sebagai Negara dengan jumlah penderita kanker serviks terbesar di dunia.
Untuk kasus serangan jantung sendiri terjadi setiap 20 detik di seluruh dunia yang menyebabkan kematian setiap menitnya. Dari yang terserang jantung tersebut, hanya 9% diantaranya berhasil selamat dan sempat dirawat di rumah sakit, walau akhirnya sebagian besar meninggal dunia.
Ini semua belum dilihat dari kecelakaan yang terjadi karena penyebab lainnya seperti kebakaran misalnya.
Jumlah kematian ini jauh lebih besar dibandingkan korban karena peperangan.
Data ini memperlihatkan kepada kita bahwa musibah selalu mengancam disekitar kita setiap saat. Juga menggambarkan betapa rapuhnya diri kita atas segala resiko baik resiko penyakit, resiko kecelakaan bahkan resiko kematian itu sendiri. Ketidakpastian akan kesehatan, kelangsungan hidup dan keamanan financial sangat jelas terlihat.
Namun demikian fakta mengatakan bahwa kesadaran akan asuransi masih sangatlah rendah sehingga masih banyak masyarakat Indonesia yang enggan untuk memiliki asuransi. Padahal kita tahu bahwa asuransi merupakan alat bantu dalam memproteksi seseorang saat terjadinya sebuah resiko, terutama resiko keuangan dimana semua musibah yang terjadi akan membutuhkan biaya yang tidak sedikit bahkan besar dan sangat besar.
Mengapa asuransi ini membantu karena saat resiko itu terjadi, perusahaan  asuransi akan memberikan penggantian atau perlindungan financial bahkan dalam dalam makna yang lebih luas asuransi dapat memperkuat perekonomian keluarga dan bangsa. Hal ini yang menyebabkan agen asuransi tidak hanya menawarkan produk hanya berdasarkan polis saja melainkan juga investasi jangka panjang yang nantinya akan bermanfaat terutama saat kita mencapai usia pensiun maupun saat memerlukan dana untuk menunaikan ibadah keagamaan.
Hidup itu indah, maka bijaksanalah jika menjaga ketidakpastian karena resiko ini dengan mempersiapkan diri, menjaga dan Melindungi Masa Depan.

Selasa, 19 Februari 2013

Enam Penyakit Kronis Mengintai Orang Muda


Gaya hidup yang buruk menurunkan kualitas kesehatan. Tak hanya meningkatkan risiko penyakit tertentu, tapi juga membuat tubuh ringkih sehingga mudah terserang penyakit di usia dini.
Sejumlah penyakit yang umumnya menyerang seseorang di masa tua, mulai menghinggapi kalangan muda. “Ini karena banyak orang muda berpikir sok sehat, sehingga cenderung menerapkan gaya hidup buruk,” kata Dr Georges Benjamin, direktur eksekutif American Public Health Association.
Berikut beberapa penyakit yang mulai mengancam masyarakat di usia dini, seperti dikutip Fox News.
Stroke
Usia khas: 65 tahun ke atas
Mulai mengancam: usia 20an dan 30an
Stroke berhubungan dengan sejumlah faktor risiko seperti tekanan darah tinggi, diabetes, obesitas, dan kolesterol tinggi. Satu-satu cara adalah memperbaiki gaya hidup dengan mengatur pola makan sehat dan olahraga teratur.
Dr Shazam Hussain, kepala Cleveland Clinic Stroke Program, merekomendasikan untuk tidak merokok, mengurangi garam, asupan lemak trans, makan ikan dua kali seminggu, dan berolahraga. “Berjalan kaki 30 menit sehari, sudah memberi efek baik,” katanya.
Diabetes Tipe 2
Usia khas: 40an dan 50-an tahun
Mulai mengancam: anak-anak
Jadikan asupan makanan terbaik sebagai obat. “Pola makan dan gaya hidup memainkan peran penting dalam peningkatan jumlah anak muda dengan diabetes tipe 2,” kata Dr Michelle F Magee, direktur MedStar Diabetes Institute.
Mayoritas mereka yang terdiagnosisi mengalami kelebihan berat badan, terutama dengan konsentrasi lemak di sekitar pinggang. Karenanya, pastikan untuk menghindari makanan dengan kadar glikemik tinggi, dan rendah serat. Hindari pula makanan berpengawet.
Osteoporosis
Usia khas: 65 tahun ke atas
Mulai mengancam: usia 50an
“Penting untuk memperhatikan kesehatan tulang sedini mungkin dengan suplemen vitamin D dan asupan kalsium. Jangan menunggu!” kata Dr Kathryn Diemer, direktur klinis program kesehatan tulang Washington University School of Medicine.
Lakukan latihan teratur yang membantu pembentukan otot dan memperkuat tulang seperti jogging, berjalan di tangga atau mendaki. Perbaiki pula gaya hidup Anda. “Rokok, alkohol, dan minuman bersoda benar-benar beracun untuk tulang,” kata Diemer.
Kanker Payudara
Usia khas: 45 tahun ke atas
Mulai mengancam: remaja
Dr Ann Partridge, direktur program remaja putri dengan kanker payudara di Dana -Farber Cancer Institute, mengatakan bahwa olahraga teratur, mempertahankan berat badan ideal, dan membatasi asupan alkohol membantu mengurangi risiko penyakit ini.
Alzheimer
Usia khas: 65 tahun ke atas
Mulai mengancam: sejak 40an tahun
Dr Gustavo Alva dari American Board of Psychiatry, mengatakan bahwa kita bisa melatih tubuh dan pikiran untuk menurunkan risiko mengalami masalah ini di usia dini. Aktifkan bagian otak yang jarang digunakan. Belajar bahasa baru atau memainkan alat musik cukup membantu melawan penurunan kognitif.
“Menjaga tingkat kolesterol, tekanan darah, dan kebugaran tubuh juga penting karena apa yang baik untuk jantung juga baik untuk otak,” Alva menambahkan.
Melanoma
Usia khas: 50an tahun ke atas
Mulai mengancam: remaja menjelang dan awal usia 20an
Dalam laporan jurnal Cancer Epidemiology, Biomarkers & Prevention, sejumlah pakar medis memperingatkan remaja dan orang dewasa untuk tidak melakukan tanning tanpa pengetahuan yang baik. Prosedur tanning bisa meningkatkan risiko tiga kali lipat mengalami penyakit ini.
Selain itu, penting untuk selalu menggunakan tabir surya, terutama jika bepergian ke luar rumah. “Sebisa mungkin mengurangi intensitas berada di bawah sinar matahari antara pukul 10 pagi hingga dua siang,” kata Dr Thomas S Kupper, profesor dermatologi di Harvard Medical School.

STATISTIK PENYAKIT KRITIS


Penyakit kritis adalah penyakit yang saat ini menjadi trend hal ini disebabkan karena pola hidup yang kurang sehat di era modern ini. Statistik baru yang dikeluarkan oleh American Association for Critical Illness Insurance, Penyakit Kritis merupakan resiko yang cukup tinggi dan ini akan sangat menguras biaya yang cukup tinggi, namun hal ini dapat diatasi dengan ASURANSI PENYAKIT KRITIS, dengan ASURANSI PENYAKIT KRITIS ini secara FINANCIAL akan terlindungi.
Menurut The National Critical Illness Risk Assessment Study, Semua orang cenderung akan mengalami penyakit kritis akibat pola hidup yang kurang sehat dan didukung dengan tingkat stress yang cukup tinggi sehingga akan memicu timbulnya beberapa penyakit. Disebutkan juga Seorang Pria yang berumur 25 tahun dan tidak merokok memiliki resiko 24% mengidap penyakit kritis seperti serangan jantung, kangker, stroke pada usia 65 tahun, dan ini akan meningkat menjadi sebesar 49% pada pria yang merokok.
Sedangkan untuk wanita yang tidak merokok adalah lebih rendah resikonya, akan tetapi bagi wanita yang merokok memiliki kesempatan menderita penyakit kritis 35%.
Sering kita tidak siap terhadap dampak dari penyakit kritis yang timbul khususnya terhadap financial, banyak orang mengalami kebangkrutan financial akibat penyakit kritis ini, kenapa? karena mereka akan kehilangan pekerjaan dan penghasilan sedangkan biaya pengobatan adalah sangat mahal.
Dari data diatas APAKAH ANDA MASIH MAU MENUNDA UNTUK BERASURANSI ? alangkah baiknya jika kita sejak dini sudah mempersiapkan biaya penyakit kritis seandainya penyakit kritis tersebut terjadi pada anda. Asuransi akan membayar anda pada saat pertama kali anda terdiagnosa terkena penyakit kritis.

Kamis, 31 Januari 2013

Prudential Indonesia Sudah Bayar Klaim Rp 4,4 Triliun


Liputan6.comLiputan6.com, Jakarta: Perusahaan asuransi, PT Prudential Life Assurance (Prudental Indonesia) melaporkan penerimaan premi perusahaan di kuartal III-2012 mencapai Rp7,7 triliun atau naik 28 persen dibandingkan posisi setahun yang lama.

Pada periode yang sama, perusahaan asuransi asal Inggris ini mengaku telah membayarkan klaim dan manfaat hingga mencapai Rp4,4 triliun. Pembayaran ini naik hampir separuh atau 41,2 persen dibandingkan setahun sebelumnya.

"Hal ini tentunya berkat fondasi bisnis serta kepercayaan nasabah yang kuat,” kata Presiden Direktur Prudential Indonesia, William Kuan, dalam keterangan tertulisnya, Selasa (27/11/2012).

Prudential mengungkapkan, perusahaan telah menggaet sekitar 300 ribu nasabah baru. Dengan tambahan ini, total nasabah yang dimiliki Prudential telah mencapai 1,6 juta orang.

Pada kuartal III-2012, Prudential Indonesia mencatat peningkatan dana kelolaan sebesar 32 persen menjadi Rp34,4 triliun. Peningkatan ini memicu kenaikan total aset perusahaan menjad Rp38,7 triliun.

Dengan pertumbuhan aset perusahaan ini, Prudential mengklaim kondisi kesehatan keuangan perusahaan jauh melebihi keyentuan minimum dari regulator perasuransian di Indonesia. Rasio kecukupan modal yang telah memperhitungkan aspek risiko (risk based capital/RBC) mencapai 376 untuk portofolio konvensional dan 75,6 persen untuk syariah.

Tak hanya itu, Prudential juga mengklaim perusahaan telah menjadi pemimpin dalam bisnis unit link di tanah air. Namun, perusahaan berjanji akan terus mengembangkan portofolio produk tradisional dan manfaat tambahan lainnya. (IGW)
sumber : http://bisnis.liputan6.com/read/459566/prudential-indonesia-sudah-bayar-klaim-rp-44-triliun

Rabu, 26 Desember 2012

Tabungan Asuransi Pendidikan Prudential


Pastikan putra-putri Anda meraih cita-citanya.
Biaya pendidikan yg meningkat setiap tahun tidak mungkin dihindari. Tabungan Asuransi Pendidikan Prudential solusi terbaik bagi rencana pendidikan putra-putri Anda.
Dengan  Tabungan Asuransi Pendidikan Prudential,  Anda tidak perlu khawatir dengan masa depan anak Anda. Kebutuhan dana tunai yang besar saat memasuki usia kuliah, dan perlindungan terhadap orang tua, merupakan beberapa kelebihan yang dapat diberikan melalui asuransi pendidikan yang dikelola oleh Prudential.

Perbandingan  Tabungan Asuransi Pendidikan Prudential dengan Tabungan di Bank
Tabungan Asuransi Pendidikan Prudential (Investasi Dana Pendidikan)
1. Perkembangan investasi rata-rata (20%)/th diatas inflasi (±10%)/th.
2. Menjamin tujuan investasi tercapai, karena ada perlindungan terhadap orang tua sebagai pencari nafkah atau beasiswa dari Prudential jika terjadi resiko (meninggal, sakit kritis, dan cacat tetap dan total) Prudential yang akan melanjutkan dana pendidikan bagi anak Anda.
3. Dapat digabungkan dengan manfaat perlindungan Rumah Sakit.
Tabungan di Bank
1. Perkembangan investasi rata-rata (3%)/th dibawah inflasi (±10%)/th
2. Tidak ada jaminan tujuan investasi tercapai, karena tidak ada perlindungan terhadap orang tua sebagai pencari nafkah, jika terjadi resiko (meninggal, sakit kritis, dan cacat tetap dan total) tidak ada yang akan melanjutkan dana pendidikan bagi anak Anda.
3. Tidak ada manfaat perlindungan Rumah Sakit.
Dengan  Tabungan Asuransi Pendidikan Prudential,  Anda tidak perlu khawatir dengan masa depan anak Anda. Kebutuhan dana tunai yang besar saat memasuki usia kuliah, dan perlindungan terhadap orang tua, merupakan beberapa kelebihan yang dapat diberikan melalui tabungan asuransi pendidikan yang dikelola oleh Prudential.
Contoh mengihtung biaya pendidikan anak :
Cita-cita ingin menyekolahkan anak di universitas terbaik.
Biaya kuliah saat ini di universitas terbaik: saat ini Rp 150 juta.
Usia anak saat ini  2 tahun.
Berapa besar dana yang dibutuhkan pada saat anak akan kuliah di usia 18 th ?
( 16 tahun kemudian ) atau tahun 2028 ?
Kami akan bantu Anda menghitungkan biaya Pendidikan Anak sehingga tujuan Pendidikan tercapai.

Dana Pensiun Prudential (Retirement Planning)

Disaat kita sudah tidak Produktif lagi, ada satu hal yang tidak dapat kita hindari, yaitu biaya hidup. Kita setuju bahwa kita sebagai orangtua jangan sampai menjadi beban bagi anak2 kita. Tentu sangatlah bijaksana dan membanggakan kalau kita tetap bisa membiayai hidup kita sendiri di usia pensiun nanti, meskipun anak2 kita nanti sukses. Karena itu, inilah saat yang tepat untuk menyiapkan itu semua dengan mengambil Program Dana Pensiun.
Contoh mengihtung perencanaan Dana Pensiun :
Gaya Hidup Bapak Bijak usia saat ini 35 th adalah Rp. 5000.000,- /bln atau Rp.60.000.000,- /th
Berapa Dana Pensiun yang harus disiapkan Bapak Bijak untuk dapat tetap mempertahankan gaya hidupnya pada saat
Pensiun usia 55 th ? ( 20 tahun kedepan) dan berapa Nominal yang harus ditabung perbulan agar tujuan dana pensiun tercapai ?  (hasil tabungan lebih besar dari pada deposito)
Karena hitungan setiap orang spesifik dan tidak sama,tergantung usia nasabah. (Semakin muda semakin sedikit dana yang ditabung), Kami akan bantu Anda menghitungkan secara GRATIS dan tidak ada ikatan untuk mengambil Program Dana Pensiun.
Silahkan hubungi kami dan kami akan buatkan Ilustrasinya.

Rabu, 14 November 2012

Prudential Syariah Kuasai Pangsa Pasar Asuransi Syariah

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Asuransi jiwa Prudential Indonesia tidak hanya menguasai pasar konvensional saja. 

Unit usaha syariah Prudential Indonesia juga mendominasi pangsa pasar asuransi syariah Indonesia. 

Hingga tengah tahun 2012 perusahaan asuransi terbesar ini menguasai 42 persen pangsa pasar premi asuransi syariah Indonesia.

Hingga Juni 2012 premi Prudential Syariah mencapai Rp 997,9 miliar atau tumbuh 24,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. 

"Sedangkan pangsa pasar aset Prudential Syariah berkontribusi 32 persen terhadap total aset asuransi syariah," ujar Presiden Direktur Prudential Indonesia, William Kuan, dalam media gathering Prudential Syariah, Jumat (9/11).

Baiknya pertumbuhan Prudential Syariah ini disebabkan oleh tiga faktor, lanjut William. Pertama, gencarnya sosialisasi syariah dan asuransi syariah yang ada di Indonesia. Hal ini menambah edukasi masyarakat terhadap industri syariah di Indonesia. 

Kedua pertumbuhan ini disebabkan oleh baiknya penjelasan yang diberikan oleh tenaga pemasaran Prudential Indonesia kepada masyarakat. Dan terakhir, pertumbuhan tersebut ditopang oleh besarnya kepercayaan masyarakat terhadap nama Prudential.

Dengan hasil ini, kontribusi syariah di Prudential mencapai 10 persen. Sejauh ini pemegang polis syariah di Prudential Indonesia mencapai 254 ribu orang. Jumlah ini meningkat tujuh kali lipat sejak Prudential Syariah pertama kali diluncurkan pada 2007.

Ke depan bisnis asuransi syariah akan terus meningkat. Prudential telah mengadakan survei kepada 3.000 responden terkait asuransi syariah. Hasilnya, kata William, baru satu persen responden yang menggunakan asuransi syariah. 

Sisanya belum dan belum teredukasi dengan baik. "Ini potensi bagi Prudential," kata dia. Selain pertumbuhan premi dan aset yang mengagumkan, pertumbuhan premi baru juga menjadi indikator baiknya pencapaian yang diraih Prudential syariah. 

sumber: http://www.republika.co.id/berita/ekonomi/syariah-ekonomi/12/11/10/mda0jn-prudential-syariah-kuasai-pangsa-pasar-asuransi-syariah

Selasa, 25 September 2012

Cara menyiapkan dana Pendidikan melalui Asuransi Pendidikan


Meskipun tahun ajaran baru masih beberapa bulan lagi, namun banyak orangtua sudah mulai “berburu” sekolah untuk putra-putrinya. Mencari sekolah yang baik bagi buah hati bukanlah perkara mudah. Terlebih jika mengingat biaya yang pastinya tidak sedikit.
Salah satu cara untuk menyiapkan dana pendidikan adalah melalui asuransi pendidikan. Apa sebenarnya asuransi pendidikan itu? Mungkin tak semua orang tahu, produk asuransi pendidikan sebenarnya adalah produk asuransi jiwa. Ya, asuransi pendidikan adalah asuransi jiwa yang memberikan nilai pengembalian tunai atas setoran premi Anda, pada waktu-waktu yang telah disepakati dan disetujui oleh Anda sebagai nasabah dan pihak asuransi.
Bila Anda datang ke perusahaan asuransi, dan meminta dibukakan produk asuransi pendidikan, maka mereka akan memberikan suatu perhitungan mengenai besaran premi yaitu setoran Anda, nilai tunai yang bisa diambil, dan uang pertanggungan yang bisa diperoleh setelah masa kontrak asuransi selesai. Nah nilai tunai itulah yang bisa Anda gunakan untuk dana pendidikan anak Anda kelak.
Jadi, sebenarnya asuransi menjual produk perlindungan atas jiwa Anda, tapi dengan bonus adanya nilai tunai yang bisa diambil pada saat-saat yang disepakati misalnya pada setiap jenjang pendidikan anak kita yaitu tahun-tahun anak masuk jenjang sekolah.
Apa kelebihannya? Asuransi pendidikan biasanya memberikan kepastian dalam hal jumlah. Artinya kita dijanjikan pada tahun-tahun tertentu kita diberi sejumlah dana yang telah mereka dijanjikan. Misalnya, dengan membayar premi dalam jumlah tertentu, bisa bulanan atau tahunan, kita diberikan janji akan mendapatkan sejumlah dana yang biasanya disesuaikan dengan jenjang pendidikan mereka seperti TK, SD, dan seterusnya.
Asuransi pendidikan berbeda dengan produk perencanaan pendidikan lainnya seperti tabungan pendidikan.
Tabungan pendidikan akan memberi Anda hasil yang diperoleh dari bunga yang berlaku. Artinya, besaran hasil tabungan Anda nantinya sangat bergantung dari berapa besar tingkat bunga yang terjadi selama waktu Anda menabung. Masalahnya, bisa saja besaran nilai di tabungan pendidikan Anda tidak sama dengan ilustrasi yang digambarkan di awal. Jadi bisa saja lebih rendah, tapi sangat memungkinkan juga untuk lebih tinggi.
Mana lebih baik? Kalau Anda menginginkan kepastian nilai, pasti asuransi lebih baik. Bayangkan, apapun yang terjadi mereka harus membayar sebesar yang dijanjikan. Tapi kalau tujuannya bukan besaran nilai uang, mungkin tabungan pendidikan bisa jadi pilihan.
Pada asuransi pendidikan, dengan besaran premi yang sama, kalau Anda memilih yang memberikan dana di setiap jenjang pendidikan, otomatis besaran dana yang Anda dapatkan akan terbagi. Sementara kalau Anda memilih yang memberikan dana hanya di pendidikan tinggi, maka hasil di saat anak Anda masuk di perguruan tinggi, hasilnya akan cukup tinggi.
Misalnya, suatu asuransi pendidikan mensyaratkan premi yang harus dibayarkan oleh nasabahnya sebesar Rp.350.000 per bulan selama 10 tahun. Jika uang pertanggungan yang akan Anda peroleh dari asuransi ini adalah Rp.100 juta, maka kalau Anda meminta nilai tersebut dibagi per jenjang pendidikan, maka nilai yang setara Rp.100 juta itu akan dibagi oleh pihak asuransinya. Tapi kalau minta di akhir katakanlah pada saat anak Anda kuliah, maka dapatnya juga cukup besar karena nilai tunai Anda tidak berkurang.
Nah, silakan tentukan cara mana yang ingin Anda tempuh untuk menyiapkan dana pendidikan bagi buah hati Anda.

Kesehatan kita SEBESAR ASET Lho….!

Kesehatan kita SEBESAR  ASET ! Barangkali ungkapan diatas sangat tepat, terutama bagi kita yang pernah merasakan bagaimana mahalnya biaya kesehatan akhir-akhir ini. Hal yang kelihatannya sepele, namun setiap orang akan memiliki “waktunya” untuk sakit. Apa jadinya bila kita tidak memiliki dana “sewaktu-waktu” yang bisa memporakporandakan keuangan keluarga kita? Nah, untuk hal semacam inilah produk-produk asuransi dapat membantu kita “mengantisipasi” kondisi yang tidak diinginkan banyak orang ini. Beraneka manfaat dapat Anda dapatkan melalui program ini diantaranya Manfaat Rawat Inap dan Rawat Jalan. Manfaat rawat inap biasanya meliputi Biaya kamar dan akomodasi, biaya ICU/UGD, dan Biaya Pembedahan. Sedangkan Manfaat rawat jalan biasanya meliputi Perawatan kanker, rawat jalan darurat kecelakaan,cuci darah dan sebagainya. Menariknya lagi, untuk manfaat Rawat Inap dibeberapa perusahaan tertentu menawarkan sistem paket tambahan yang mengcover biaya-biaya misalnya: ambulance, suster/penjaga, aneka perawatan rumah sakit (jarum infus,perban,obat-obatan,dll),biaya perawatan sebelum dan sesudah rawat inap, biaya dokter umum,biaya dokter spesialis, dan sebagainya. Berdasarkan cara pembayaran klaimnya pun dapat berbeda. Ada 2 sistem yang populer yaitu: sistem reimbursement dan sistem kartu. Pada sistem reimbursement, nasabah mengeluarkan uang terlebih dahulu untuk biaya RS dan selanjutnya perusahaan asuransi akan menggantinya. Sedangkan pada sistem kartu, nasabah dilengkapi oleh kartu khusus dimana dengan menggunakan kartu tersebut nasabah cukup menunjukkannya kepada RS yang bekerja sama dengan perusahaan asuransi. Tentu saja ada premi yang dikenakan lebih jika nasabah ingin memiliki fasilitas kartu ini. Kini pilihan ada ditangan Anda. Selamat mencoba!

Senin, 03 September 2012

Waspadai Bahaya Keracunan Kehamilan

Penyakit ini hanya muncul saat kehamilan saja dan harus ditangani dengan baik agar tidak berkelanjutan dan membahayakan ibu maupun janin.

 
“Keracunan kehamilan (toxemia gravidarum) sebenarnya adalah nama lain untuk penyakit preeklampsia/eklampsia pada kehamilan ataupun dalam masa nifas. Penyakit ini ditandai dengan hipertensi dan adanya protein di dalam urin pada kehamilan lebih dari 20 minggu,” buka Dr. med. Damar Prasmusinto, SpOG(K) dari Brawijaya Women and Children Hospital.
 
Disebut keracunan kehamilan karena hanya terjadi saat kehamilan saja - bukan saat tidak sedang hamil – dan kelak setelah melahirkan, kondisi si ibu akan kembali normal.
 
Waspadai Gejalanya!
Preeklampsia bisa ringan atau parah. Disebut preeklampsia ringan bila kehamilan ditandai dengan timbulnya hipertensi 140/90 mmHg disertai protein di urin (+1).
 
Sementara bila kehamilan disertai hipertensi 160/110mmHg dan protein di urine (+3), sudah termasuk kategori preeklampsia berat/eklampsia.
 
Meski begitu, walau tekanan darah mencapai 135/85 mmHg, BuMil harus tetap waspada bila kehamilan disertai keluhan seperti: sakit kepala yang terus menerus, rasa nyeri pada ulu hati, bengkak pada bagian kaki, timbul rasa mual – bahkan muntah – serta adanya gangguan penglihatan yang membuat pandangan menjadi kabur; karena kondisi tersebut bisa kategorikan sebagai preeklampsia berat.
 
Komplikasi
Penyebab keracunan kehamilan ini masih menjadi misteri, alias belum diketahui pasti. Namun, para ahli sepakat bahwa penyakit ini dimulai saat terjadinya plasentasi (proses pembentukan struktur dan jenis plasenta), yaitu saat di awal kehamilan, plasenta menempel ke dinding rahim.
 
Nah, ketika itu, seharusnya terjadi perubahan pembuluh darah rahim dan plasenta, agar rahim ibu dapat memenuhi kebutuhan darah plasenta dan janin. “Namun pada preeklampsia, perubahan pembuluh darah rahim tidak terjadi dengan sempurna, sehingga menyebabkan timbulnya komplikasi pada ibu dan bayi,” papar Dr. Damar.
 
Mengapa ini terjadi? Diduga karena kelainan genetik, kelainan sistem kekebalan ibu, ketidakseimbangan oksidan-antioksidan, gangguan sistem pembekuan darah, dan adanya penyakit yang menyertai kehamilan seperti diabetes, kegemukan, atau kelainan ginjal.
 
Trimester II dan III
Preeklampsia biasanya sering terjadi pada trimester II setelah 20 minggu kehamilan; dan paling sering terjadi pada trimester III setelah 30 minggu kehamilan.
 
Gejala preeklampsia bisa muncul pula sebelum usia kehamilan 20 minggu, tetapi kasus ini sangat jarang terjadi. Semakin dini munculnya gejala preeklampsia maka semakin buruk prognosisnya.
 
Eklampsia, Kelanjutan Preeklampsia
Jika preeklampsia tidak ditangani sesegera mungkin, maka BuMil berisiko tinggi mengalami gagal ginjal akut, perdarahan otak, pembekuan darah intravaskular, pembengkakan paru-paru, kolaps pada sistem pembuluh darah, dan eklampsia.
 
Ya, eklampsia merupakan gangguan tahap lanjutan yang ditandai dengan serangan kejang-kejang yang bisa berakibat sangat serius bagi BuMil dan bayinya.
Menurut data, pre eklamsia/eklamsia dapat terjadi ± 10 persen dari seluruh jumlah kehamilan. Dan dari 10 persen tersebut, bila terkena eklamsia, 30 persen diantaranya meninggal. Sedangkan untuk pre eklamsia sendiri, 20 persen menjadi penyebab kematian BuMil.
 
Rawat Jalan atau Rawat Inap?
Bila BuMil didiagnosis mengalami preeklampsia/eklampsia, maka melahirkan adalah cara yang paling tepat guna melindungi BuMil dan mungkin janin yang dikandungnya.
Sayangnya hal ini tak selalu bisa dilakukan karena bisa jadi usia bayi dalam kandungan masih terlalu dini untuk dilahirkan.
 
Bila mengalami preeklampsia ringan, BuMil masih diperbolehkan dokter untuk rawat jalan dengan selalu dikontrol tekanan darahnya. Sebaliknya, bila sudah termasuk preeklampsia berat, BuMil harus menjalani perawatan di rumah sakit.
 
Pengobatan
Bila preeklampsia disertai kejang-kejang berarti BuMil sudah termasuk dalam kondisi eklampsia. Tak bisa tidak, ini merupakan kondisi gawat darurat dan memerlukan penanganan tepat dan segera.
 
“Kalau terjadi kasus ibu hamil dengan eklampsia di rumah, segera bawa BuMil ke rumah sakit, jika perlu rumah sakit dengan fasilitas yang lengkap sehingga BuMil tetap dalam penanganan dokter. Selanjutnya dokter akan memberikan obat antihipertensi dan tambahan infuse MgS04 (anti kejang) serta obat-obatan suportif berupa antioksidan. Penting untuk mencegah BuMil kejang kembali, kemudian bayinya segera dilahirkan berapapun usia kehamilannya...” ujar Staf Divisi Fetomaternal, Departemen Obstetri dan Ginekologi, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia ini.
 
Bisa Alami Perdarahan
Lebih lanjut Dr. Damar mengatakan, BuMil penderita eklampsia bisa saja mengalami perdarahan dari kemaluan. “Jika terjadi perdarahan, biasanya plasentanya sudah terlepas dari rahim sehingga ini membahayakan BuMil dan bayinya. Untuk itu, mungkin diperlukan tindakan operasi sesar segera,” paparnya.
 
Meski demikian, perdarahan dapat pula terjadi setelah bayi lahir. Kondisi ini memang tidak membahayakan bayi, tetapi membahayakan jiwa si ibu.
 
Disebut perdarahan pascapersalinan apabila jumlah darah yang keluar lebih dari 500 cc. Penyebab utama terjadinya perdarahan ini adalah rahim tidak berkontraksi setelah bayi lahir.
 
Perlu atau tidaknya si ibu ditransfusi bergantung dari berat ringannya anemia akibat perdarahan yang terjadi.

http://health.okezone.com/read/2012/04/23/483/616965/waspadai-bahaya-keracunan-kehamilan